MotoGP

BMW Ikut Balapan MotoGP 2027?

Petinggi BMW dikabarkan sudah bertemu perwakilan Dorna Sports

BMW Ikut Balapan MotoGP 2027?

Kepala BMW Motorrad bicara kemungkinan pihaknya turun ke kejuaraan MotoGP

MAJALAH OTOMOTIFBMW membuka peluang turun ke kompetisi MotoGP mulai 2027. Bahkan, petinggi mereka sudah bertemu perwakilan Dorna Sports selaku promotor untuk membahas kesepakatan dan kemungkinan perubahan regulasi di musim tersebut.

Dilansirdari Crash, sikap BMW terhadap MotoGP melunak sejak mereka melakukan merger antara BMW M GmbH dan BMW Motorsport di bawah struktur BMW Motorrad pada tahun lalu. Petinggi perusahaan menyaksikan pebalapnya, Toprak Razgatlioglu, memenangi Race 1 WorldSBK Catalunya.

Itu menjadi kemenangan pertama BMW di kejuaraan tersebut sejak 11 tahun silam. Kali terakhir mereka meraih kemenangan terjadi pada musim 2013 melalui Chaz Davies. Kini, pabrikan asal Jerman itu makin yakin, tim dan motornya mampu bersaing di kompetisi tertinggi.

Markus Flasch selaku Kepala BMW Motorrad bicara kemungkinan pihaknya turun ke kejuaraan MotoGP. Kata dia, tahun 2027 atau tiga musim dari sekarang merupakan waktu terbaik.

“Tahun 2027 bisa menjadi waktu yang tepat untuk terlibat di MotoGP karena ini adalah saat peraturan baru akan diperkenalkan,” ujar Flasch, dikutip Selasa (2/4).

Sebagai catatan, MotoGP kabarnya akan mengalami perubahan regulasi pada musim tersebut. Nantinya, kapasitas mesin akan disunat dari 1.000cc menjadi hanya 850cc. Selain itu, perangkat aerodinamika seperti winglet juga diatur secara ketat.

Kondisi tersebut, menurut Flasch, memudahkan pihaknya untuk turun ke MotoGP. Sebab, semua pabrikan punya posisi yang sama untuk memulai semuanya dari awal.

“Kami sedang berhubungan dengan Dorna dan kami sedang membicarakan regulasinya. Itu bagian dari evaluasi kami. Musim 2027 akan menjadi waktu yang tepat untuk memulai. Namun itu tidak menjadi tekanan bagi kami untuk mengambil keputusan,” ungkapnya.

BMW sebelumnya sempat dikabarkan akan mengisi tempat yang ditinggalkan Suzuki di MotoGP. Namun, ketika itu mereka menolak dengan pertimbangan ongkos kompetisi yang mahal.

Kedatangan Flasch di posisi puncak membuat BMW mulai menimbang-nimbang melebarkan sayapnya di kejuaraan balap. Setelah WSBK, mereka mulai melirik MotoGP.

“Aspek terpenting adalah brand. MotoGP itu tentang brand dan jangkauan global. Itu sebabnya perusahaan mau berpartisipasi. Sementara transfer teknologi merupakan aspek lain,” tuturnya.

“Bukan rahasia lagi kalau saya punya gairah besar terhadap MotoGP. Namun kami tidak akan mengambil keputusan hanya karena bos memiliki passion tertentu,” kata dia menambahkan.

Show More

Berita terkait

Back to top button