Motor

inDrive Resmi Luncurkan Motor Listrik Inovatif

inDrive Resmi Luncurkan Motor Listrik Inovatif

DEPOKPOS – inDrive, platform ride-hailing global terkemuka, dengan bangga mengumumkan peluncuran program terbarunya di Indonesia dengan peluncuran inisiatif sepeda motor listrik terbarunya yang sangat dinantikan. Dalam kemitraan dengan IVITECH.Drive, inDrive akan melihat potensi pasar motor listrik di Tanah Air sekaligus memberdayakan komunitas ojek online (ojol) dengan program penyewaan khusus yang inovatif.

Business Development Manager inDrive Indonesia, Georgy Malkov, memaparkan, “Ide untuk program dimulai ketika kami menemukan cukup banyak driver kami di Indonesia tidak memiliki sepeda motor dan mereka harus membayar biaya sewa harian yang mahal untuk bisa bekerja. Di inDrive, kami percaya bahwa setiap orang harus mendapatkan kesempatan dan kebebasan yang sama untuk bekerja, jadi kami membuat inisiatif ini untuk memberikan akses ke kendaraan listrik yang terjangkau dengan bantuan IVITECH.Drive.”

Analis Kebijakan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Perekonomian, Bayu Anggara, mengatakan, “Kami sangat mengapresiasi program motor listrik dari inDrive ini yang sejalan dengan rencana pemerintah untuk mendorong lebih banyak EV di Indonesia. Semoga program ini bisa lebih terus dikembangkan lagi untuk menjangkau kota-kota lainnya.”

Program rent-to-own adalah inisiatif terobosan yang dirancang khusus untuk memberdayakan pengemudi inDrive. Penawaran unik ini memungkinkan pengemudi untuk memiliki sepeda motor listrik dengan biaya sewa yang lebih terjangkau dalam waktu relatif singkat. Dengan program rent-to-own, pengemudi mendapatkan akses sarana transportasi yang andal dan efisien sambil menikmati manfaat kepemilikan.

Sebanyak 50 unit kendaraan listrik akan tersedia untuk disewa pada gelombang pertama inisiatif ini yang berlokasi di Jakarta. Untuk berpartisipasi dalam program ini, pengemudi Drive yang terdaftar dapat melakukan registrasi di halaman arahan khusus di mana mereka akan melalui proses penilaian oleh tim IVITECH.Drive.

Setelah pengemudi berhasil melewati fase penilaian, mereka akan diberi kesempatan untuk berlangganan program Rent2Own. Pengemudi kemudian akan mendapatkan sepeda motor listrik co-branded dengan langganan harian sebesar Rp33.300. Setelah jangka waktu yang ditentukan, jika semua pembayaran diproses dengan benar, kepemilikan sepeda akan ditransfer dari IVITECH.Drive ke pengemudi.

inDrive sangat percaya akan pentingnya mendukung komunitas pengemudi dan memelihara stabilitas finansial mereka. Melalui program rent-to-own, pengemudi dapat mengambil langkah untuk mencapai kemandirian finansial dengan program khusus dari inDrive, dan pada akhirnya memiliki sepeda motor listrik, sehingga memberikan jalan menuju kemandirian finansial jangka panjang.

“Program inovatif ini selaras dengan komitmen kami untuk memberdayakan komunitas pengemudi yang berdedikasi dengan menawarkan kesempatan untuk memiliki kendaraan mereka secara bertahap. Kami berkomitmen untuk meningkatkan mata pencaharian mereka sambil membangun industri transportasi online yang inklusif dan mendukung program pemerintah untuk mengurangi emisi karbon,” tambah Georgy.

Co-founder IVITECH.Drive, Artem Moskalev, menjelaskan “Kemitraan kami dengan inDrive memberdayakan pengemudi untuk memiliki motor listrik melalui model langganan kami. Sepeda listrik ini tidak hanya menyediakan sarana transportasi yang aman dan andal, tetapi juga membantu mengurangi polusi udara, menjadikan masyarakat kita lebih bersih dan sehat.”

Untuk memastikan transisi yang mulus, inDrive dan IVITECH.Drive akan memberikan dukungan komprehensif bagi pengemudi yang memilih untuk berpartisipasi dalam program Rent2Own ini.

Peluncuran sepeda motor elektronik dan program rent-to-own menunjukkan upaya berkelanjutan inDrive untuk memprioritaskan kesejahteraan pengemudinya dan menerapkan praktik berkelanjutan. Dengan memanfaatkan kekuatan teknologi mutakhir dan mendorong pemberdayaan masyarakat, inDrive siap mendukung transformasi industri transportasi online menjadi sektor yang lebih inklusif secara finansial.

Show More

Berita terkait

Back to top button