Mobil

Jaguar C-X75 “James Bond” Akhirnya Boleh Turun ke Jalan

Jaguar C-X75 pertama yang legal di jalan raya akan ditampilkan pada pertemuan mobil Bicester Scramble di Oxfordshire pada 21 April mendatang

Jaguar C-X75 “James Bond” Akhirnya Boleh Turun ke Jalan

MAJALAH OTOMOTIF – Jaguar C-X75 pertama yang legal di jalan raya akan ditampilkan pada pertemuan mobil Bicester Scramble di Oxfordshire pada 21 April mendatang.

“Mobil akrobat bisa dibilang adalah bintang sejati, menghidupkan adegan legendaris yang selalu kita ingat sebagai penggemar mobil. Sangat sedikit yang benar-benar bertahan dari kerasnya pembuatan film [yang] mempertahankan adalah kuncinya dalam memenuhi peraturan, dan sangat bagus kami dapat mengungkapkannya kepada para Scrambler yang antusias,” kata Direktur teknik Callum Adam Donfrancesco.

Jaguar C-X75 akhirnya legal untuk dikendarai di jalan raya setelah sekitar 14 tahun lalu digunakan sebagai salah satu mobil pemeran pengganti dalam film “James Bond”.

Melansir Autocar pada Kamis (29/2), C-X75 terungkap pertama kali di pameran motor Paris 2010 dan ditandatangani untuk produksi pada Mei 2011, mengemas mesin bensin 1,6 liter twin-turbocharged dan dua motor listrik untuk menghasilkan output gabungan sebesar 888bhp dan 590lb ft.

Namun, proyek tersebut ditinggalkan pada bulan Desember 2012 setelah Direktur merek global Jaguar saat itu, Adrian Hallmark mengatakan bahwa ini adalah “waktu yang salah” untuk meluncurkan supercar seharga 800 ribu hingga 1 juta euro atau sekitar Rp 16 miliar mengingat penghematan global.

Tetapi itu bukanlah akhir dari kisah C-X75, karena mobil ini kemudian ditampilkan sebagai mobil khas penjahat Mr Hinx dalam film “Spectre” tahun 2015.

Beberapa mobil akrobat yang sesuai dengan konsep tersebut dibuat oleh Williams Advanced Engineering.

Ini menggunakan sasis spaceframe berbentuk tabung dan mesin V8 supercharged 5.0 liter Jaguar, bukan sistem hybrid konsep aslinya yang rumit dan mahal.

Seorang kolektor yang tidak disebutkan namanya memperoleh contoh ini dan menugaskan konsultan desain Callum untuk mengubahnya agar dapat digunakan di jalan raya.

Menurut perusahaan Callum, mendapatkan Persetujuan Kendaraan Individu (Individual Vehicle Approval) untuk penggunaan jalan raya di Inggris memerlukan beberapa perubahan.

Misalnya, kaca bertanda E harus dipasang di dalamnya, knalpot yang lebih senyap dengan konverter katalitik, dan kaca spion asli untuk menggantikan busa yang digunakan dalam pembuatan film.

Termasuk juga mengurangi celah panel, melepaskan kait pelepas cepat yang diperlukan untuk pembuatan film, dan melapisi kembali lapisan serat karbon pada bodywork.

Di bagian interior, sedikit penyesuaian dilakukan pada redaman dan ketinggian pengendaraan agar lebih mudah digunakan di jalan raya.

Show More

Berita terkait

Back to top button