Tips

Tips Bikin Baterai Motor Listrik Gak Cepat Ngedrop

Agar tetap lancar dan tidak ada kendala, baterai pada motor listrik harus diperhartikan kondisinya

Tips Bikin Baterai Motor Listrik Gak Cepat Ngedrop

Nomor dua sering diabaikan pemilik motor listrik, kadang ngecas baterai ketika sudah habis atau kondisi baterai kosong.

MAJALAH OTOMOTIF – Pemerintah memberikan subsidi atau insentif pembelian motor listrik sebesar Rp 7 juta. Hal tersebut membuat motor listrik semakin banyak diminati.

Namun salah satu kendala yang ditakuti banyak orang adalah masalah baterai, banyak yang khawatir kehabisan power di jalan.

Agar tetap lancar dan tidak ada kendala, baterai pada motor listrik harus diperhartikan kondisinya.

Baterai motor listrik bisa cepat ngedrop atau rusak kalau perawatannya salah.

Pengecasan (charge) baterai yang sudah habis juga harus diperhatikan.

Jika sembarangan bukan tidak mungkin motor listrik akan terkendala karena baterai rusak atau ngedrop setelah dicas.

Baterai merupakan sumber daya utama yang memberikan energi listrik pada motor listrik untuk menggerakan mesin.

Lalu bagaimana cara merawat atau teknik mengecas baterai motor listrik agar tetap awet tidak mudah ngedrop.

Dikutip dari akun Instagram @davigo.id, ada 4 cara membuat baterai awet.

Nomor dua sering diabaikan pemilik motor listrik, kadang ngecas baterai ketika sudah habis atau kondisi baterai kosong.

1. Jangan langsung dicas (charge) jika motor listrik habis digunakan, tunggu 30 menit untuk menyesuaikan suhu.

2. Usahakan charge sebelum 30 persen (sisa baterai 30 persen)

3. Jangan ngecas (charge) melebihi waktu atau 100 persen lebih

4. Matikan MCB jika tidak digunakan dan lakukan penecasan seminggu sekali walaupun tidak dipakai

Cara-cara di atas sangat penting untuk menjaga baterai motor listrik tetap awet atau tidak mudah ngedrop,

Baterai motor listrik sendiri terdiri dari dua jenis yang biasa dipakai yakni Sealed Lead Acid (SLA) dan Lithium.

Lithium sendiri dibagi jadi dua macam yakni Lithium Ion (Li-Ion) dan Lithium Polymer (Li-Po).

Baterai SLA ataupun Lithium memiliki fungsi yang serupa, yakni memberikan daya bagi dinamo penggerak motor.

Tetapi ada beberapa perbedaan antara keduanya.

Dibandingkan lithium, baterai SLA jauh lebih murah dan lebih berat.

Biasanya motor-motor listrik menggunakan konfigurasi rangkaian seri untuk baterai jenis SLA.

“Ini umum dan sering banget dijumpai di motor-motor listrik yang harganya menengah ke bawah, kisaran Rp 7 juta sampai Rp 15 juta. Misalnya Uwinfly dan Selis,” kata Adyta dikutip dari Kompas.com.

Baterai jenis SLA dikenal tangguh, kuat, dan tahan lama. Ditambah dengan harganya yang murah, baterai jenis ini digemari produsen sebagai sumber daya motor listrik.

Show More
Back to top button